Kesulitan Calon Guru MI dalam Proses Belajar Mengajar
Keywords:
Calon guru MI, Kesulitan belajar mengajarAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis kesulitan yang dialami oleh calon guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dalam proses belajar mengajar. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan dari berbagai buku, jurnal, dan laporan penelitian yang relevan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa calon guru MI menghadapi berbagai tantangan, di antaranya kesulitan dalam menyusun perangkat ajar, mengelola kelas, menerapkan pendekatan pembelajaran tematik integratif, serta keterbatasan dalam penggunaan media dan teknologi pembelajaran. Selain itu, transisi ke Kurikulum Merdeka menambah kompleksitas tantangan, karena menuntut penguasaan terhadap pembelajaran berdiferensiasi dan berbasis proyek, yang belum sepenuhnya dipahami oleh mahasiswa calon guru. Kesulitan juga muncul dalam aspek reflektif, sosial, dan emosional yang berdampak pada kesiapan profesional mereka. Temuan ini menegaskan perlunya perbaikan sistem pendidikan guru, penguatan praktik lapangan, dan peningkatan integrasi Kurikulum Merdeka dalam program pendidikan tenaga kependidikan, agar calon guru MI memiliki kompetensi yang adaptif dan siap menghadapi tantangan nyata di dunia pendidikan dasar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.